Langsung ke konten utama

Perjalanan Menemukan Mimpi Kembali Setelah Punya Anak

Sejak kecil aku menyukai dunia seni dan hal-hal berbau kreatif. Cita-citaku, kalau nggak jadi penulis ya ilustrator (baca: My Passion Story  ) Berangkat dari hal itu, aku memilih jurusan seni sebagai pendidikan formalku.  Selama ini aku cukup idealis dan ambisius dalam mengejar sesuatu. Di sekolah aku termasuk murid berprestasi. Aku senang ikut berbagai kompetisi dan sering memenangkan penghargaan. Aku juga berhasil mendapatkan beasiswa di kampus ternama yang menjadi impian banyak orang. Lalu, setelah lulus aku bekerja sebagai desainer grafis di sebuah perusahaan fashion, sesuatu yang memang aku inginkan selama ini.  Tapi semuanya terhenti sejak aku punya anak. Aku merasa kehilangan banyak hal. Tidak adanya pencapaian membuatku merasa " unworthy ". Bisa dibilang itu menjadi salah satu titik terendahku (baca:  Perjalanan Seorang Ibu Berdamai dengan Diri Sendiri  )  Namun, di saat bersamaan, seolah Tuhan ingin memberitahuku, bahwa hidup tidak sekedar mengejar nilai dan angka-an

(Review) Lip Cream Mizzu Valipcious Velvet Matte & Metallic Matte



Hallo guys! Kali ini, untuk pertama kalinya aku mau bikin review make up. Kok tumben-tumbennya, sih? Iya, jadi gini ceritanya, beberapa waktu yang lalu aku beli majalah Gogirl edisi ulangtahun. (Setelah 2 bulan berhasil tahan godaan untuk nggak beli, akhirnya nyerah juga waktu ngliat majalah ini ada di stand Gogirl di eventnya Gogirl beauty market). Gimana nggak luluh coba. Udah dikasih harga diskon, masih juga dapet tambahan bonus tumbler yang kiyuut abis. Padahal bonus dari majalahnya sendiri aja udah banyak. Ada tas, pouch, postcard dan beberapa produk kecantikan dari sponsor. (Ketahuan bangeet yaah anaknya teh pemburu bonus dan diskonan 😁) 
Source: instagram @gogirl_id

Ya, seperti biasa Gogirl emang selalu ngasih banyak bonus di edisi ulang tahunnya. Kali ini salah satu bonus yang diberikan adalah 2 buah lip cream dari Mizzu. Sayangnya, produk tersebut diberikan secara random, jadi aku nggak bisa milih warna. Setelah dibuka, ternyata aku dapet warna lip cream yang shocking banget. Bukannya aku anti dengan warna-warna shocking. Tapi sebagai 'stay home wife' kayak aku, udah kebayang pasti bakal jarang banget dipakai. Lagian pada dasarnya aku lebih suka warna-warna soft yang bisa untuk dialy. Jadi, daripada nantinya cuma dianggurin sampai expired, rencana sih aku mau prelovedin aja. Tapi sebelum itu, karena udah terlanjur dibuka kemasannya, biar rada berfaedah gitu, jadi aku mau bikin reviewnya aja lebih dulu.

1.Velvet Matte (Shade: On Fire 718)


Ngliat shade ini aku langsung keinget sama salah satu influencer favoritku Vannesa Andrea (@cherrydreamy) Dia sering banget tampil dengan lipstick merah menyala. Yang unik, jika biasanya lipstick merah identik dengan kesan seksi, Vanessa justru menampilkan kesan yang cute. Dia berhasil memadukan warna merah menyala dengan baju-bajunya yang soft dan girly.

Source: instagram @cherrydreamy

Nah, bagi yang ingin tampil ala-ala Vanessa Andrea, shade On Fire dari Mizzu ini patut untuk dicoba.

What I like
Seperti namanya lip cream jenis ini menghasilkan warna yang matte seperti velvet. Hasilnya juga cukup pigmented. Untuk yang punya bibir cenderung gelap kayak aku, lip cream ini recomended banget karena bisa ngecover warna asli bibir. Pemakaian terlama yang pernah kucoba sekitar 5 jam. Selama itu aku ngerasa nyaman banget karena ringan dan nggak lengket sama sekali. Nggak cracky juga. Padahal bibirku termasuk dalam kategori bibir kering dan pecah-pecah parah. Makanya aku selalu was-was tiap pakai lipcream, karena biasanya akan bikin bibirku tambah kelihatan kering. Tapi ternyata lipcream dari Mizzu ini pengecualian. Untuk ketahanannya aku suka banget karena lipcream ini bener-bener transfer proof. Selama 5 jam itu aku nggak perlu touch up dan masih tetep rapi aja nempel di bibir. Aku memang belum nyobain sih kalau dipake untuk makan kayak gimana. Tapi untuk minum, nyaris nggak ninggalin bekas noda di gelas. Satu lagi yang nggak boleh ketiggalan, packaging. Lucu bangeet! Dari semua packaging lipcream yang pernah kulihat, ini yang the best. Eye catching, fashionable dan teenage banget, sesuai deh sama jiwa muda aku 😆.

What I don't like
Selain warnanya yang terlalu 'berani', lipcream ini cepet banget keringnya bahkan sebelum selesai dipoleskan di bibir. Jadi agak susah untuk diaplikasikan. Tapi ini nggak terlalu mengganggu sih, masih bisa ditolerir.

2. Metallic Matte (Shade: Cooper Gold 04)


Lipcream jenis ini akan memberikan efek sparkling dan glamour pada bibir sehingga cocok dipake untuk pesta atau acara-acara fashion show. Shade tertentu mungkin bisa juga sih dipakai untuk hangout, asal PD aja dan bisa menyesuaikan dengan baju yang dipakai.

What I Like
Texturenya creamy, sedikit lebih encer kalau dibandingkan dengan velvet matte. Tapi tetap mampu mengcover warna asli bibir dengan baik, bahkan dalam sekali swatch. Sekilas warna metallicnya nggak terlalu kelihatan, tapi aku justru suka, jadi nggak terlalu lebay. Pengaplikasiannya mudah, mudah diratakan, cepet kering, nggak lengket dan lentur mengikuti gerak bibir sehingga nyaman untuk dipakai. 

What I Don't Like
Shade yang kupunya adalah Metallic Cooper. Warna ini ternyata terlalu pucat untuk kulit medium sepertiku. 'Blink-blink'nya juga bikin kerut-kerutan di bibirku jadi lebih terexpose. Jadi lipcream ini nggak terlalu kusarankan untuk yang punya bibir kering kayak aku. Secara ketahanan, tidak seperti velvet matte, lip cream ini tidak sepenuhnya transfer proof, terbukti masih ada bekas lipcream pada gelas yang kupakai untuk minum. But it's not a big problem. Ketahanannya masih bisa dikategorikan aman.

Nah, tadinya aku juga mau jual lip cream ini, tapi tiba-tiba aku berubah pikiran. Haha... Karena ternyata, selain bisa untuk mewarnai bibir, lipcream ini juga bisa difungsikan sebagai eyeshadow! Warnanya cantik banget. Kebetulan aku lagi nyari eyeshadow glitter warna cooper kayak gini buat make up ala-ala korea gitu. Pengaplikasiannya mudah. Tinggal sweep secukupnya dengan aplikator ke kelopak mata, lalu blend dengan jari. Biasanya sih cuma aku pakai buat finishing touch aja, buat ngasih kesan fresh tapi tetep natural.

Jadi secara keseluruhan sebenernya lip cream dari Mizzu ini worth it banget. Kalau shadenya cocok pasti aku mau banget dah pakai. Buat temen-temen yang tertarik beli bisa langsung buka aja lapak aku di Carousel 'pinkylova' dan chat di situ. O iya, boleh barter juga dengan lip cream warna lain. Kebetulan aku lagi pengen shade coklat atau soft maroon. Ditunggu kabar baiknya yaa... Tangkyuu 😘


Komentar

  1. aku juga beli ini, tapi belum dipake hahaha mau ngabisin lipcream yang ada dulu *mungkin ga ya hahahahaa :)

    https://www.dajourneys.com/

    BalasHapus
  2. Wah klo aku kayaknya pilih yang velvet btw klo diendorse ginchu, biasanya aku kasih adik atau mama shade yang kurang cocok biar ga mubazir hehhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di sini cuma ada suami kak, buat ngelipstikin suami aja gitu ya. hahaa

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Softlens New More Dubai (Honey Brown)

Sebagai penderita mata minus aku jarang banget memakai softlens. Aku lebih memilih pakai kacamata untuk sehari-hari karena nggak ribet, dan hanya memakai softlens untuk event tertentu saja seperti kondangan atau acara spesial lain. Kebetulan bulan ini banyak banget undangan nikahan. Jadi aku memutuskan untuk beli softlens lagi. Walau hanya perintilan kecil aku ngerasa ini ngaruh banget untuk penampilanku keseluruhan. Meski baju dan dandanan udah cantik, kalau pakai kacamata tuh rasanya kurang perfect aja gitu.

Silly Gilly Daily: Rekomendasi Bacaan untuk Para Introvert

Beberapa tahun ini buku dengan konsep full colour dengan gambar-gambar ilustrasi sedang naik daun. Ditandai dengan munculnya buku #88LOVELIFE karya fashion blogger Diana Rikasari dan ilustrator Dinda PS pada tahun 2015 (Kabarnya buku ini sempat ditolak oleh penerbit sebelum akhirnya menjadi buku best seller ). Hingga baru-baru ini muncul buku yang fenomenal banget, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (nkcthi) yang langsung terjual 5000 eksemplar di menit-menit pertamanya (Aku termasuk salah satu yang menunggu2 buku ini terbit. Sampai harus bolak balik ke toko buku karena selalu sold out ). Kehadiran buku berilustrasi semacam ini menurutku memberi dampak sangat positif sehingga masyarakat antusias datang ke toko buku. Padahal dari segi harga buku ini tidaklah murah. Orang yang tadinya nggak suka membaca mulai tertarik dengan buku karena ilustrasinya. Bagi yang memang hobi membaca, mereka jadi punya alternatif bacaan yang nggak cuma berisi tulisan aja.

Talk about Relationship

Ada sebuah buku menarik berjudul Eneagram karya Renee Baron dan Elizabeth Wagele. Yang berisi tentang 9 tipe kepribadian manusia. Selain memberi ulasan tentang masing-masing tipe, buku ini juga memberikan semacam test untuk mengetahui termasuk ke dalam tipe manakah kita. Beberapa waktu lalu aku dan suami sama-sama mencoba test tersebut dan hasilnya cukup mengejutkan. Point tertinggi yang kuperoleh ada pada tipe romantis. Sebaliknya di tipe ini suami mendapat point terendahnya. Dari situ akupun menyadari apa yang sering menjadi akar masalah kami selama ini, terutama di tahun-tahun awal kami bersama. Kami memiliki kepribadian yang bertolak belakang. Aku sering merasa suami terlalu cuek, tidak perhatian dan tidak romantis. Sebaliknya, mungkin ia merasa kesal karena aku terlalu melankolis dan lebay. Lalu bagaimana akhirnya kami bisa bertahan dengan perbedaan tersebut? Jodoh bukan berarti harus 100% langsung cocok. Butuh proses panjang untuk itu. Karena pada dasarnya setiap orang memili