Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

Perjalanan Seorang Ibu Baru Berdamai dengan Diri Sendiri

Butuh waktu 3 tahun sampai aku bener-bener bisa menerima peran baruku sebagai ibu. Sebelumnya, aku cukup struggle dengan segala perubahan yang terjadi. Duniaku melambat. Aku yang selama ini ambisius tiba-tiba harus kehilangan apa yang selama ini kukejar. Karier, kebebasan, penghasilan dan juga mimpi-mimpiku. Aku ngerasa useless , nggak berharga, nggak berdaya sehingga aku marah ke diri sendiri. Aku juga ngerasa bersalah karena nggak mampu membahagiakan orang-orang yang kucintai. Kondisiku ini, kalau dilihat dari skala kesadaran manusia, berada pada level terendah, lebih rendah dibandingkan perasaan sedih, di mana orang-orang bisa sampai terpikir bunuh diri, itu karena dia udah ada pada level kesadaran tersebut. Untungnya, aku masih cukup waras untuk tidak melakukan hal-hal yang membahayakan. Meski begitu, aku selalu dilanda kecemasan hampir setiap saat. Desember 2021, bulan di mana anakku tepat berusia 3 tahun. Aku merasa bahwa yang terjadi denganku sudah sangat mengganggu. Sempet coba

(Review) Launching Buku Naela Ali Story for Rainy Days vol. 3

Hari rabu kemarin, di sore hari yang sedikit mendung, aku berkesempatan menghadiri acara launching buku Naela Ali berjudul Story for Rainy Days Volume 3 di Srunding Cafe, Bandung.  Sejak jauh hari aku memang sudah merencanakan untuk datang ke acara tersebut. Aku beruntung karena dari 3 kota yang menjadi tempat diadakannya launching, Bandung menjadi salah satunya.

Review Film Dilan 1990

Habis nonton film Dilan aku nggak sabar banget pengen langsung bikin reviewnya. Padahal awalnya aku nggak begitu tertarik mau nonton film ini. Takut kecewa karena nggak sesuai dengan ekspektasi dari novelnya. Aku termasuk 1 dari sekian banyak orang yang kecewa ketika pertama kali tau Dilan akan diperankan oleh Iqbal. Jujur, sosok Iqbal beda dari bayanganku tentang Dilan selama ini. Wajahnya terlalu cute dan santun untuk memerankan karakter Dilan yang notabene seorang ketua geng motor. Belum lagi label boyband ‘Coboy Junior’ yang masih melekat kuat di dirinya. Tapi begitu aku ngelihat Iqbal dan Vanessa sebuah talkshow, aku mulai berubah pikiran. Keduanya emang cocok banget untuk memerankan sepasang kekasih, chemistry keduanya juga udah kelihatan di talkshow tersebut. Dan pastinya Pidi