Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Perjalanan Seorang Ibu Baru Berdamai dengan Diri Sendiri

Butuh waktu 3 tahun sampai aku bener-bener bisa menerima peran baruku sebagai ibu. Sebelumnya, aku cukup struggle dengan segala perubahan yang terjadi. Duniaku melambat. Aku yang selama ini ambisius tiba-tiba harus kehilangan apa yang selama ini kukejar. Karier, kebebasan, penghasilan dan juga mimpi-mimpiku. Aku ngerasa useless , nggak berharga, nggak berdaya sehingga aku marah ke diri sendiri. Aku juga ngerasa bersalah karena nggak mampu membahagiakan orang-orang yang kucintai. Kondisiku ini, kalau dilihat dari skala kesadaran manusia, berada pada level terendah, lebih rendah dibandingkan perasaan sedih, di mana orang-orang bisa sampai terpikir bunuh diri, itu karena dia udah ada pada level kesadaran tersebut. Untungnya, aku masih cukup waras untuk tidak melakukan hal-hal yang membahayakan. Meski begitu, aku selalu dilanda kecemasan hampir setiap saat. Desember 2021, bulan di mana anakku tepat berusia 3 tahun. Aku merasa bahwa yang terjadi denganku sudah sangat mengganggu. Sempet coba

My Wedding Story

Finnaly i got married! Sebenarnya target menikahku sudah lewat beberapa tahun lalu. Jadi di tahun 2017 aku justru tidak begitu memikirkan target menikah lagi. Aku sudah berada di titik paling lelah untuk berharap. Hubunganku dengan Totong sudah berjalan selama 12 tahun, sejak kami sama-sama masih duduk di bangku SMA. Namun sampai saat itu Totong belum juga memberikan kepastian tentang tentang kelanjutan hubungan kami. Aku sudah pasrah dan hanya bisa berdoa semoga Allah memberikan yang terbaik, di waktu yang tepat menurutNya. Aku mencoba menikmati hidup yang saat itu sedang kujalani. Berkumpul bersama teman-teman, menikmati pekerjaanku. Toh, nantinya kalau sudah menikah belum tentu aku bisa seperti itu. Tapi siapa sangka, Tuhan sudah menyiapkan rencana lain. Di tahun tersebut kejutan demi kejutan manis kudapatkan.

Review #temantapimenikah Ayudia Bing Slamet & Ditto Percussion

Judul Buku : #TemanTapiMenikah Penulis : Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion Penerbit : Elex Media Komputindo Terbit : 2016 Tebal : 208 hlm. ISBN : 978-602-02-9050-8

Mencicipi Kuliner Khas Sunda di Warung Nasi Bu Imas

Buat kamu penyuka sambal, rasanya wajib banget nyobain makanan khas sunda yang satu ini, namanya Warung Nasi Bu Imas. Terletak di Jalan Pungkur, Bandung. Meskipun tempatnya kelihatan sederhana, namun selalu ramai pengunjung. Dan konon, warung ini sudah lama berdiri dan cukup tersohor di kota Bandung. Aku sendiri baru sekali nyobain makan di warung nasi bu Imas ini. Berawal dari rasa lapar yang melanda di perjalanan menuju daerah jalan peta.  Suami merekomendasikan tempat itu dan langsung kusetujui. Kebetulan udah lama pengen makan makanan sunda. Apalagi katanya sambalnya mantap banget.

Resolusi 2018

Review Ayat-Ayat Cinta 2

Greget banget, nih, pengen nulis review film Ayat-ayat Cinta 2. Bukan karena excited dengan filmnya tapi karena ini adalah film paling ngeselin sepanjang sejarah aku nonton di bioskop (Selain AADC 2 tentu saja). Dari  awal aku emang nggak terlalu berharap pada film ini. Ini jenis film untuk jualan  bukan film festival yang selalu bikin aku berekspektasi lebih. Berbekal cerita dari film Ayat-Ayat Cinta 1, akupun memutuskan untuk nonton sequelnya. Dalam benakku, ya kurang lebih akan sama seperti film pertamanya, lah. Ternyata eh ternyata, masih kalah jika dibanding dengan film pertamanya. Dan aku nggak menyangka juga ceritanya akan seabsurd ini.

Menikmati Indahnya Bunga Matahari di PVJ Sunflower Festival

Bosen tiap weekend hangout nya ke mall terus? Coba deh dateng ke PVJ, Bandung (Paris Van Java). Yang ini dijamin nggak bosen. Karena sekarang lagi ada Sun Flower Festival. Kita bisa ngelihat hamparan bunga matahari yang indah sambil diiringi live musik. Ada juga workshop kerajinan dan berbagai makanan yang dijual di sini. Yang unik, taman bunga ini berada di rooftop mall (Hmm... Coba ya tiap mall ada kayak gini, bisa ngebantu ngurangi dampak global warming).