Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Perjalanan Menemukan Mimpi Kembali Setelah Punya Anak

Sejak kecil aku menyukai dunia seni dan hal-hal berbau kreatif. Cita-citaku, kalau nggak jadi penulis ya ilustrator (baca: My Passion Story  ) Berangkat dari hal itu, aku memilih jurusan seni sebagai pendidikan formalku.  Selama ini aku cukup idealis dan ambisius dalam mengejar sesuatu. Di sekolah aku termasuk murid berprestasi. Aku senang ikut berbagai kompetisi dan sering memenangkan penghargaan. Aku juga berhasil mendapatkan beasiswa di kampus ternama yang menjadi impian banyak orang. Lalu, setelah lulus aku bekerja sebagai desainer grafis di sebuah perusahaan fashion, sesuatu yang memang aku inginkan selama ini.  Tapi semuanya terhenti sejak aku punya anak. Aku merasa kehilangan banyak hal. Tidak adanya pencapaian membuatku merasa " unworthy ". Bisa dibilang itu menjadi salah satu titik terendahku (baca:  Perjalanan Seorang Ibu Berdamai dengan Diri Sendiri  )  Namun, di saat bersamaan, seolah Tuhan ingin memberitahuku, bahwa hidup tidak sekedar mengejar nilai dan angka-an

Our Hysteria (:at Transtudio)

Happy weekend! Minggu kemarin bersama Totong, Vanny, dkk, kami liburan ke trans studio. (Akhirnya setelah setahun lebih di Bandung, guys!)   Ya, walaupun harus dibayar dengan ‘amat sangat’ mahal. Bayangin, harga teh kotak yang biasanya di supermarket hanya 2500, di sana dijual dengan harga 9000 rupiah per kotaknya!   O iya, di sana kami mendapat sebuah kartu yang fungsinya kurang lebih mirip voucher pulsa gitu. Jika saldo habis, maka bisa diisi ulang di counter2 yang tersedia. Kartu itulah yang digunakan sebagai alat transaksi selama berada di dalam area trans studio, seperti membeli makanan atau cinderamata. Okey, kartu sudah di tangan, isi tas telah disterilisasi dari makanan, bom, dan lain sebagainya. Saatnya menikmati wahana ‘pemanasan’. Dan kamu tau apa yang dimaksud dengan wahana ‘Pemanasan’ itu?? Roller Coster, dengan jalur yang ekstrimnya na’udzubilahimindzalik dan ketinggian yang tak sanggup terdefinisikan oleh kata-kata.   

Nasi Bancakan Bandung

Libur tahun baru kemarin aku nemeni Otong cari hape baru di Dukomsel. Selain BEC, Dukomsel merupakan pusat jual beli hape paling kumplit di bandung. Setelah muter-muter lebih dari 3jam, akhirnya dapat juga hp yang Otong inginkan. Tinggal pertanggung jawaban kami pada rasa capek dan perut kelaparan. Kamipun berjalan sepanjang jalanmenuju gedung sate sambil memikirkan tempat makan di daerah itu. Tiba-tiba Otong teringat rekomend dari temannya,   ada sebuah tempat   makan yang katanya ‘Bandung banget’! Belum sempat buka google map untuk mencari lokasi tempat tersebut, Otong mengajakku terus berjalan. Ternyata tak butuh banyak langkah, tempat yang dimaksud sangat dekat dengan tempat kami berdiri. Di depan terpampang tulisan besar “Nasi Bancakan”, yang merupakan nama tempat itu. Awalnya aku sudah curiga melihat banyak mobil yang diparkir. Dan benar saja, di depan pintu masuk kami telah disambut dengan antrian yang begitu panjang. Antrian yang langsung mengingatkanku pada pengantri

Tips Melamar Pekerjaan ala Isyka

Waktu kecil, saya sering berpura-pura menjadi pekerja kantoran. Duduk di balik meja yang terbuat dari kardus mie. Kadang saya pura-pura jadi pedagang atau koki. Semua tergantung dari acara tv apa yang saya tonton sebelumnya. Bahkan saya pernah bercita-cita menjadi pelayan restoran hanya karena melihat peran salah satu aktris favorit saya dalam sinetron. Itu sangat keren.! Apalagi dalam sinetron tersebut, si pelayan restoran akhirnya berpacaran dengan bosnya sendiri yang kaya dan ganteng. Siapa yang nggak mau, coba. Tapi sekarang saya menghadapi realita sesungguhnya. Berhadapan dengan begitu banyak pilihan pekerjaan yang dalam proses meraihnya tak semudah memainkan permainan saya waktu kecil. Bahkan IP baik, lulus dari universitas terkemuka. Pun tak menjamin seseorang untuk bisa segera mendapatkan pekerjaan. Belum lagi masalah idealisme yang kerap menjangkiti sarjana muda (Termasuk saya). Ya, kadang kita keukeh menginginkan pekerjaan yang sesuai dengan keinginan, bahkan memb