Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2012

Perjalanan Seorang Ibu Baru Berdamai dengan Diri Sendiri

Butuh waktu 3 tahun sampai aku bener-bener bisa menerima peran baruku sebagai ibu. Sebelumnya, aku cukup struggle dengan segala perubahan yang terjadi. Duniaku melambat. Aku yang selama ini ambisius tiba-tiba harus kehilangan apa yang selama ini kukejar. Karier, kebebasan, penghasilan dan juga mimpi-mimpiku. Aku ngerasa useless , nggak berharga, nggak berdaya sehingga aku marah ke diri sendiri. Aku juga ngerasa bersalah karena nggak mampu membahagiakan orang-orang yang kucintai. Kondisiku ini, kalau dilihat dari skala kesadaran manusia, berada pada level terendah, lebih rendah dibandingkan perasaan sedih, di mana orang-orang bisa sampai terpikir bunuh diri, itu karena dia udah ada pada level kesadaran tersebut. Untungnya, aku masih cukup waras untuk tidak melakukan hal-hal yang membahayakan. Meski begitu, aku selalu dilanda kecemasan hampir setiap saat. Desember 2021, bulan di mana anakku tepat berusia 3 tahun. Aku merasa bahwa yang terjadi denganku sudah sangat mengganggu. Sempet coba

Car Free Day, Realy... Realy Free Day!

Wahhh..., emang nggak ada ruginya deh bangun pagi. Apalagi hari Minggu. Soalnya setiap Minggu di Dago ada Car-Free-Day! Di sini masyarakat Bandung tumpah ruah melakukan aktivitas olahraga. Mulai dari joging, sepedaan, ngedance daaaannnn.... ngliatin cowok cakep lagi olahraga juga termasuk olah raga loh! Olah Raga mata. Seru deh pokoknya! Banyak yang bisa dilihat, atraksi cheerleaders, dance, nyanyi, bahkan flashmoob sudah nggak asing lagi di sini. Habis olahraga terus lapar? Tenang, makanan minuman ada sepajang jalan (bayar tapi, yak). Siapa yang nggak tergoda coba, yang menawarkan teteh-teteh geulis, seumuran kita. Kebanyakan malah mahasiswa loh! Sesuatu yang  jarang kulihat saat di Jogja. Mojang Bandung emang kreatif, euy!