Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2012

Perjalanan Menemukan Mimpi Kembali Setelah Punya Anak

Sejak kecil aku menyukai dunia seni dan hal-hal berbau kreatif. Cita-citaku, kalau nggak jadi penulis ya ilustrator (baca: My Passion Story  ) Berangkat dari hal itu, aku memilih jurusan seni sebagai pendidikan formalku.  Selama ini aku cukup idealis dan ambisius dalam mengejar sesuatu. Di sekolah aku termasuk murid berprestasi. Aku senang ikut berbagai kompetisi dan sering memenangkan penghargaan. Aku juga berhasil mendapatkan beasiswa di kampus ternama yang menjadi impian banyak orang. Lalu, setelah lulus aku bekerja sebagai desainer grafis di sebuah perusahaan fashion, sesuatu yang memang aku inginkan selama ini.  Tapi semuanya terhenti sejak aku punya anak. Aku merasa kehilangan banyak hal. Tidak adanya pencapaian membuatku merasa " unworthy ". Bisa dibilang itu menjadi salah satu titik terendahku (baca:  Perjalanan Seorang Ibu Berdamai dengan Diri Sendiri  )  Namun, di saat bersamaan, seolah Tuhan ingin memberitahuku, bahwa hidup tidak sekedar mengejar nilai dan angka-an

Warung Mistik

Berangkat dari rasa penasaran, seusai menghadiri pembukaan pameran 'Dongeng Sebelum Tidur' di Common Room. Aku dan teman-teman mendatangi salah satu warung makan yang letaknya di jalan Taman Sari. Itu semua tak lepas dari rekomendasi Sen yang telah mencoba beberapa hari sebelumnya. Gimana nggak kepengen, setiap orang yang ngobrol dengannya diceritakan tentang keunikan warung tersebut. Ia bercerita dengan wajah kepedesan dan muka kemerahan, seolah rasa sambal masih melekat di lidahnya.

Dongeng (Teror) Sebelum Tidur

Wah, udah lewat tengah malam. Tapi meski capek, rasanya masih ngganjel kalo belum posting blog (Setelah sekian lama gk posting). This the truth saturday night! Padahal aq baru ngeh sorenya kalo kmrn tu hari sabtu. Cz seharian di depan Lappy, nulis artikel untuk tugas bikin tabloid. Aku pergi nonton pembukaan pameran S.E Dewanto di Common Room bareng temen2. Pameran lukisan itu ternyata tak semanis judulnya 'Dongeng Sebelum Tidur' yang menurutku lebih mirip sebuah teror atau semacam mimpi buruk. Ya, itulah kesan pertama yang kurasakan saat melihat deretan lukisan yang terpajang. Dominasi warna merah dan hitam begitu kental. Menggambarkan sisi gelap, kekerasan,penindasan dan ketakutan. karya-karya S.E Dewanto ini menyadarkanku bahwa ternyata ada banyak sekali kekerasan di sekitar kita